Budi Ayah Kandung Yang Bejad, Tega Setubuhi Putri Anaknya Berulang Kali Dibarengi Ancaman

Budi Ayah Kandung Yang Bejad, Tega Setubuhi Putri Anaknya Berulang Kali Dibarengi Ancaman
Budi Ayah Kandung Yang Bejad, Tega Setubuhi Putri Anaknya Berulang Kali Dibarengi Ancaman • red

CendanaNetNews, Jakarta- Sungguh yang diluar dugaan biasa pria BR alias Budi 33 th tega menyetubuhi anak kandungnya Putri Susanti, 15 th, bukan nama sebenarnya, karena hampir 2 tahun lebih tidak ketemu anaknya Putri, begitu pula sebaliknya anaknya tak ketemu ayahnya. Setelah bertemu keadaannya jadi berobah.

Namun, apa yang hendak dikata karena ceritanya, bukannya kasih sayang yang diberikan, melainkan noda hitam yang diberikan. Dasar sang ayah prilaku bejad. Ayah seperti apa ini !?.

Eronisnya, sang ayah Budi melakonkan perannya seperti artis film seks, dengan cara diperkosa memaksa anaknya Putri Susanti seperti terlihat dalam foto berita ini.

Perkosaan Putri anak kandung sendiri dikediamannya di daerah Pesanggrahan
Jakarta Selatan, Rabu kemarin lalu.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan,

Kompol Andi Sinjaya Ghalib mengatakan, Budi diketahui telah menodai atau menyetubuhi anak kandungnya beberapa kali untuk melepaskan hawa nafsu berahinya, katanya.

Kejadian yang sangat memilukan itu diceritakannya yang berawal Putri Susanti
itu tinggal bersama ibunya. Namun, karena
sering diperlakukan kasar, akhirnya kabur dan tinggal bersama BR als Budi, disini lakon sang ayah diawali.

"Sebelumnya, Putri bersama dengan ibu kandungnya, tetapi sering dimarahi dan juga diperlakukan kasar, "ujarnya.Seiring waktu berjalan, pelaku ayah BR dengan korban atau Putri tinggal satu atap.

Secara tiba-tiba BR atau ayah kandung gelap mata, langsung memaksa putrinya untuk melepas pakaiannya dan meminta putri melayani nafsu berahinya.

"Sekitar bulan Februari kemarin lalu, korban Putri di rumah bersama ayah bejad atau durjanah itu, tiba tiba tersangka merobek pakaian putrinya dengan memaksa, "sebutnya.

Karena Putri menolak atas saran ayahnya itu. Akan tetapi pelaku langsung mengancam
jika tidak melayani makan akan mengusirnya.

"Korban terus tetap menolak, namun dilakukan secara paksa oleh tersangka tetap dilakukan persetubuhan dengan mengancam, apabila tidak mau menuruti permintaan BR. Selain korban akan ditinggalkan tersangka
Mendengar ucapan oleh tersangka, lalu korban merasa takut, pabila ditinggalkan tersangka, sehingga korban tidak tempat tinggal lagi,"tuturnya.

Setelah mendapatkan perlakuan tersebut, akhirnya korban putri menceritakan kepada kerabat dan keluarga. Hingga akhirnya sang keluarga melaporkan BR alias Budi ke pihak Kepolisian.

Untuk perbuatannya itu, pelaku dijerat pasal 76 d Jo 81 ayat (1) dan ayat (3) UU RI Nomor. 23/2014 tentang perubahan atas UU RI Nomor. 23/2002, tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun.(leo.s/shaf-red)

Iklan Center 970x90