Polda Sumut Gerak Cepat Tangkap Pelaku Kasus Pembunuhan Dan Pemerkosaan di Labuhanbatu

Polda Sumut Gerak Cepat Tangkap Pelaku Kasus Pembunuhan Dan Pemerkosaan di Labuhanbatu
Polda Sumut Gerak Cepat Tangkap Pelaku Kasus Pembunuhan Dan Pemerkosaan di Labuhanbatu • red

Medan, Cendananet News- Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumut dan Sat Reskrim Polres Labuhanbatu dalam tempo 24 jam berhasil mengungkap kasus pembunuhan sadis dan pemerkosaan di Labuhanbatu utara.

Dalam pengungkapan kasus pembunuhan sadis dan pemerkosaan di Labuhanbatu utara Tim Jatanras mengamankan seorang tersangka berinisial AN (30) karyawan swasta di kediamannya.

"Tersangka ditangkap karena melakukan Pemerkosaan dan pembunuhan terhadap ibu rumah tangga (IRT) berinisial S di Perumahan PT HSJ, Desa Sidomulyo, Kabupaten Labuhanbatu," kata Direktur Reskrimum Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja, dalam keterangan pers, pada Senin 18 Oktober 2021.

kasus pembunuhan itu terjadi pada Kamis, 14 Oktober 2021 lalu. Pelaku awalnya masuk ke dalam rumah untuk mencuri barang berharga milik korban.

"Saat berada di dalam rumah pelaku melihat korban dalam kondisi tidak memakai celana dalam langsung melakukan tindak perkosaan," jelasnya.

Pelaku Kasus Pembunuhan Dan Pemerkosaan

Seteah Puas melampiaskan nafsu bejatnya, Tatan mengungkapkan pelaku pun meminta sejumlah uang dan meminta perhiasan kepada korban karena permintaan itu tidak dituruti pelaku langsung membunuh korban dengan parang yang telah disiapkan.

Pelaku membunuh korban agar tidak diketahui warga lainnya karena bertetangga dengan korban," ungkapnya, Tim Buser Labuhanbatu dibantu Jatanras Polda Sumut bergerak cepat menyelidiki laporan adanya penemuan mayat di dalam rumah bersimbah darah

"Dari hasil pemeriksaan sejumlah saksi dan informasi yang dikumpulkan Tim berhasil mengidentifikasi Pelaku dan dalam tempo 24 Jam dapat menangkap pelaku di Desa Sidomulyo, saat ditangkap pelaku sempat melakukan perlawan dan hendak melarikan diri, sehingga kita berikan tindakan tegas untuk melumpuhkan." ungkapnya.

Sementara itu pelaku mengakui nekat melakukan pembunuhan karena butuh uang untuk membayar utang. "Atas perbuatannya terancam hukuman mati atau penjara seumur hidup," tutupnya.(CNN/red)

Iklan Center 970x90

Berita Terkait